✔ Mitos Tentang Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Posted on

Gambar Madu Asli dan Madu PalsuKata Kunci Perbedaan atau ciri-ciri madu asli dengan madu palsu adalah phrase yang paling banyak dicari di mesin pencari. Namun jawaban yang diperoleh seringkali tidak akurat atau bahkan mendekati hoax. Hal ini bisa sangat di maklumi sebab sangat sulit untuk konsumen atau pembeli mendapatkan madu yang tidak hanya murni namun juga berkualitas

Saat kami ikut dalam kegiatan Munas Asosiasi perlebahan Indonesia III Pada tahun 2010 yang diselenggarakan di cibubur, dikatakan jika lebih dari 70% madu yang ada di pasaran kita diprediksi merupakan madu palsu

Setidaknya ada tiga macam pemalsuan madu yang sudah diketahui menurut Adji Suranto yaitu pemalsuan jumlah, pemalsuan mutu dan pemalsuan menyeluruh

Pemalsuan jumlah  adalah suati tindakan illegal dengan menambahkan volume madu asli dengan bahan lainnya. contohnya madu asli dicampur dengan sirup fruktosa buatan, larutan air gula, ataupun madu buatan yang murah

Yang kedua adalah pemalsuan mutu umumnya dilakukan dengan cara merubah kadar air madu yang sebelumnya banyak kemudian dikurangi dengan cara dipanaskan. Penjelasan mudahnya kira-kira seperti ini, madu yang dipanen ternyata encer, kemudian dipanaskan dengan suhu tertentu agar madu menjadi kental.

Jika pemalsuan secara menyeluruh? Merupakan madu yang mereka bilang asli namun sebenarnya 100% buatan. Madu ini merupakan bukan madu dengan komponen asli yang diproduksi oleh lebah

Tindakan pemalsuan ini terjadi karena tingginya minat konsumen kepada madu murni namun dengan harga yang sangat murah. Nah berikut ini beberapa mitos atau metode dalam membedakan madu yang tersebar di internet. Menurut kami, semua metode ini tidak 100% benar namun juga tidak 100% salah tergantung dari banyak hal. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan dibawah ini:

Katanya, “Madu Asli Disukai Semut, Sementara Madu Palsu Tidak”

 

Banyak orang percaya jika madu yang asli ataupun madu murni tak akan pernah dikerubungi oleh semut. Apakah faktanya seperti itu?

Sejujurnya tak ada alasan yang sangat kuat untuk percaya kenapa semut lebih menyukai gula yang sudah diproses dibandingkan madu. Namun mau disebut papun semut memang menyukai bahan-bahan yang memiliki rasa manis

Kami pernah di beri kesempatan untuk bergabung ke dalam suatu rombongan untuk ikut sekaligus menyaksikan bagaimana memanen madu pada koloni Apis Cerana pada salah satu kebun belimbing, kami melihat sendiri jika madu yang jauh ke tanah tercecer serta baru saja dipanen langsung didatangi   semut. Pada kesempatan yang lain kami melaksanakan kegiatan yang sama ke sebuah daerah di Pandeglang, dan kami melihat yang sama persis seperti sebelumnya

Kemudian pada kesempatan lain, kami mencoba mengambil madu yang masih utuh sekaligu sdengan sarangnya. Kami sudah memastikan secara teliti jika madu yang ada didalam sarang tersebut tidak mengandung madu yang berasal dari larutan gula. Lalu kami potong menjadi dua kemudian kami biarkan sejenak. Hanya dalam waktu beberapa menit semut pun sudah berbaris mengantri untuk datang memungut madu.

Selain itu, untuk lebah jenis Apis Mellifera ataupun Apis Cerana dan genus Trigona, semut adalah salah satu golongan hama yang sangat mengganggu. Semut dalam jumlah yang banyak bisa merusak sel-sel madu. Jika tidak ditanganin dengan tepat, semut dapat menghancurkan koloni lebah atau mengakibatkan koloni peri mencari tempat yang jauh lebih aman. Kesimpulannya, semut bukanlah faktor penentu keaslian madu

 

Menurut Mereka, “Madu Asli akan Terbakar”

Ada metode lain yang “dipercaya” bisa memperlihatkan apakah madu itu asli atau palsu. Yaitu tes dengan cara apakah madu tersebut mudah terbakar atau tidak. Caranya cukup simpel yaitu dengan menyalakan kapas putih yang sudah dicelupkan ke dalam madu menggunakan korek api. Apabila terbakar maka madu itu merupakan madu asli atau murni. Apakah Benar Begitu?

Kami melaksanakan beberapa percobaan dengan cara tersebut. Kami memakai beragam jenis madu, beberapa di antaranya ada yang kami panen langsung dari sarangnya, yaitu madu sarang. Hasilnya, ada kapas yang terbakar, namun juga ada yang tidak. Nyatanya metode ini tidak konsisten

Sepertinya cara ini sangat dipengaruhi oleh jumlah madu yang yang dicelupkan serta berapa lama durasi api yang mengekspos madu. Hasil dari percobaan yang kami lakukan juga diamini oleh beberapa peternak madu yang kami jumpai. Jika demikian, maka metode ini tidak dapat dijadikan patokan dalam menentukan apakah madu itu asli ataupun tidak

 

Baca Juga: Manfaat Madu Hitam Pahit

 

Lagi Kata Mereka, ” Madu Palsu Akan  Mudah Larut Dalam Air”

Selain metode yang sudah kami jelaskan diatas, masih terdapat cara lain yang dianggap cocok tetapi sederhana untuk menentukan asli tidak nya madu. Bagaimana kah caranya?

Menguji kemurnian madu dengan melihat bagaimana madu itu larut didalam air. Madu murni tak akan cepat larut menyatu didalam air. apabila madu  di dalam air, akan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk melarutkan butiran-butirannya yang berbentuk padat, hal ini tentu berbeda dengan gula yang biasanya mudah larut dengan cairan.

Intinya, apabila madu yang dicampur ke dalam air larutnya cepat, maka dapat dipastikan madu itu merupakan madu palsu. Apakah demikian? Pertanyaannya sederhana: apakah setiap cairan yang larut pada segelas air dalam waktu lama dapat dikategorikan sebagai madu asli?

Jenis madu yang berbeda pasti menimbulkan hasil yang beda pula. Terdapat madu encer sebab kadar airnya yang sangat tinggi, ada juga madu yang kadar airnya sedikit (Kental) bahkan terdaoat madu yang mempunyai bentuk krim. Kemudian dapatkah ditarik kesimpulan madu yang encer merupakan madu palsu hanya disebabkan larutnya lebih cepat serta lebih mudah?

Madu yang tidak murni disebabkan sudah ditambahkan campuran bahan lain tak akan mudah larut semudah madu cair  didalam air. jika begitu maka metode ini tidak dapat dijadikan patokan juga.

Kami pernah mencoba menuangkan sedikit madu ke sebuah piring berwarna putih, lalu kami tambahkan air sedikit. Piring itu lalu kami gerakkan dengan cara diputar secara perlahan. Hasilnya, timbul serat-serat halus yang membentuk suatu formasi segi enam, persis sarang lebah genus Apis. Untuk kami hal ini merupakan hal yang menarik. Kami berkeinginan jika inilah merupakan metode paling sederhana yang praktis dalam menentukan keaslian madu.

Lalu kami mengambil madu yang sebelumnya sudah kami panaskan. Dilakukan pengujian dengan metode yang sama dan ternyata hasilnya pun sama. Nampak serat-serat halus yang membentuk suatu formasi segi enam. Jadi menurut kami, cara ini tidak bisa membuktikan kualitas suatu madu. Ada pedagang yang mengentalkan madu dengan cara dipanaskan. Cara ini bisa merusak kandunga nutrisi didalam madu.

Selanjutnya, kami mencampur madu asli bersama sirup fruktosa buatan pabrik. Kami melaksanakan percobaan dengan metode yang sama dengan sebelumnya, dan ternyata hasilya pun masih sama; masih terlihat serat-serat halus yang membentuk suatu formasi segi enam. Menurut kami, metode ini tidak dapat menunjukkan kemurnian madu. Cara ini memang simpel namun tidak bisa dijadikan patokan

Artikel Menarik lainnya: Manfaat Madu Untuk Kesehatan Anak

 

Katanya, ” Madu Asli Tidak Akan Membeku Di Dalam Kulkas”

Biasanya madu memang tidak membeku layaknya es apabila ditaruh didalam lemari es. Madu akan tambah kental saja serta kekentalannya bertambah jika ditaruh didalam freezer. Kemudian, apakah cairan yang seperti ini adalah madu yang asli?

Sebagian peneliti yang sekaligus peternak juga sudah berpengalaman mengatakan kepada kami jika pada suhu yang rendah madu gampang mengkristal atau mengendap, terutama madu yang jumlah glukosa alaminya lebih tinggi daripada kandungan frukstosa alaminya.

Kemudian kami mengunjungi supermarket guna berbelanja sirup fruktosa buatan pabrik. Sirup fruktosa itu kami letakkan didalam kulkas, kemudian setelah beberapa hari kami pidnahkan ke freezer. Berdasarkan apa yang kami lakukan, kami dapat memberikan sebuah gambaran jika sirup fruktosa itu menjadi lebih kental saat disimpan di dalam lemari es, kemudian kekentalannya bertambah saat  kami pindahkan ke dalam freezer, mirip dengan madu.

Kami mempunyai pendapat bahwa keaslian madu tidak bisa diuji memakai kulkas ataupun freezer. Mengapa? Sebab terdapat cairan selain madu yang mempunyai “sifat” seperti madu yang asli.

Madu asli yang dikombinasikan dengan sirup fruktosa juga dapat memperlihatkan anomaly yang mirip sama dengan madu murni tanpa campuran saat diletakkan didalam lemari es atau freezer. Lalu apa fungsinya mencampur madu murni dengan cairan lain misal sirup fruktosa?

Madu yang asli, murni dengan mutu yang bagus mempunyai harga jual yang cukup tinggi. Sangat sulit untuk menjual madu yang demikian. Mengkombinasikan madu dengan cairan lain yang lebih murah bisa mempermudah pedagang menjual madunya. Pedagang yang seperti itu pasti berusaha menjual madu campurkan dengan meniru kepada sifat madu yang asli

Mitos Lainnya, “Madu yang Meledak Pasti Asli?”

Apakah madu yang meledak maupun meletup adalah madu yang asli? Jawabnya adalah mungkin. Madu yang kadar air nya berlebihan (lebih dari 20%) atau madu yang sangat encer akan mempercepat terjadinya proses fermentasi. Madu itu akan memiliki warna yang lebih gelap, terasa lebih asam, mempunyai aroma lebih tajam dari yang seharusnya. Madu yang sudah sudah mengalami proses fermentasi jika asli ataupun murni kualitasnya pasti berkurang.

Kalau Begitu, Pilih Madu yang Kental Aja?

Kadar air didalam madu yang bekualitas bagus adalah 17% hingga 20%, standar madu nasional sudah memberikan toleransi sampai 22%. Madu yang diproduksi di Indonesia biasanya mempunyai kandungan air diatas 18%. Beberapa peternak atau penjual madu mengambil jalan pintas. Madu dipanaskan atau dimasak yang encer agar kental. Mengapa dipanaskan? Cara ini cukup gampang serta cepat jadi madu yang diproduksi dapat dijual dengan harga yang cukup murah meskipun kelihatannya bagus karena kental. Namun, pemanasan itu sangat merusak kandungan zat serta nutrisi yang ada didalam madu. , contohnya enzim yang ada didalam madu akan rusak jika terkena panas, itu belum termasuk vitamin serta zat bermanfaat lainnya. didalam laboratoriun, madu yang mempunyai angka HMF nya tinggi wajib dicurigai sudah mengalami berbagai macam proses pemanasan. Jika untuk diminum sehari-hari, jangan memakai madu ini terkecuali madu dipanaskan sebab memiliki tujuan untuk memakai madu sebagai pemanis alami ataupun pelembab yang dapat melembutkan didalam resep masakan sehat.

 

Sementara, Cara Paling Akurat Adalah Uji Kuantitas

Melalui uji kuantitas, sebuah madu bisa diprediksi apakah palsu atau sudah ditambah sesuatu jika:

  • Kadar sukrosa didalam madu naik;
  • Kadar enzim madu naik atau turun;
  • Kadar abu menjadi naik atau turun;
  • Daya hantar listrik naik;
  • Kandungan polen dalam sedimen turun;
  • Kandungan mineral turun;
  • Aroma dan rasa berubah;
  • Kandungan HMF (Hidroksi Metil Furfuraldehid) berubah;
  • Kadar protein turun;
  • Warna terang;
  • Didalam madu terkandung timbal klorida;
  • Didalam madu terkandung timbal sulfat;
  • Madu mengandung anion & kation. (Suranto, 2007).

Mari kita ulas sedikit tentang penjelasan sebelumnya secara ringkas, madu asli atau palsu bisa dibedakan dengan cara memperhatikan ciri khas fisik madu asli. Contohnya meneteskan madu di atas selembar kertas, mengocoknya, menggabungkan madu dengan telur, menaruh madu di dalam kulkas/freezer, dan lain sebagainya. Dikarenakan cara untuk memalsukan madu terus berkembang serta madu palsu yang diproduksi semakin hampir mirip dengan madu asli maka berbagai macam metode simpel diatas tidak bisa dijadikan pedoman

Konsumen membeli madu tentu berharap agar tubuhnya bertambah sehat. Konsumen yang sedang sakit lalu meminum madu tentu berharap mendapatkan kesembuhaan. Kami pun dapat membayang apa yang akan terjadi apabila madu yang diminum adalah palsu. Konsumen yang sehat kebugarannya tidak meningkat, konsumen yang sedang sakit dapat malah bertambah sakit.

Pembuat madu palsu termasuk penjual yang menjajakannya sebetulnya sudah mengerjakan perbuatan jahat yang dapat merugikan banyak orang. Bisnis itu adalah perbuatan kriminal

Guna mengurangi praktik jahat seperti itu, seluruh pihak semestinya mengerjakan perannya sesuai dengan fungsinya masing-masing. Pemerintah melalui aparat penegak hukum bisa mengambil langkah tegas yang diperlukan. Melalui kementrian terkait melakukan pembinaan kepada pembuat atau penjual madu. penyebarluasan informasi yang tepat tentang lebah dan madu juga ada baiknya melalui berbagai macam saluran. Penetapan standar mutu untuk madu yang diterapkan perlu dipastikan jika hal itu sudah diaplikasikan oleh pembuat atau penjual dan sudah berjalan semestinya. Pada akhirnya, pembeli yang teredukasi dapat mengakses produk lebah yang mempunyai kualitas bagus dengan harga yang bagus juga

 

Apabila penasaran? Menurut kami, sebaiknya kita melaksanakan sebuah pembuktian dilapangan saja. Bagaimana caranya? Sediakan madu yang asli dengan madu palsu. Bagaimana ciri-ciri madu yang asli? Kemudian apa perbedannya dengan madu yang palsu? Sederhana, silahkan kunjungi beberapa peternakan lebah, ambil madu yang masih terdapat didalam pada sarang sehingg anda dapat percaya keasliannya, setelah madu diambil. Pastikan madu asli yang anda pakai tak hanya satu jenis saja. Siapkan madu yang mempunyai rasa manis juga madu yang memiliki rasa asam dan pahit. Metode seperti inilah yang kami kerjakan, kemudian bagaimana dengan madu palsunya? Anda dapat membeli madu palsu yang tersedia di pasaran ataupun bikin sendiri guna keperluan pengujian

Kemudian lakukan metode pengujian yang selama ini dikenal luas. Contohnya, menumpahkan madu asli dan madu palsu pada lantai rumah anda. Lihatlah, apakah semut mengunjungi semua sampel? Lakukan cara pengujian lainnya yang sudah disebutkan diatas.

Guna mengetahui kemurnian, ke aslian serta kualitas madu harus dilaksanakan serangkaian pengujian yang dilakukan di laboratorium. Untuk sementara, tidak ada cara atau pengujian yang mudah, yang lebih cepat, serta lebih murah yang dapat memberikan hasil akurat.

Jadi Bagaimana Donk?

Disebabkan tidak ada nya cara sederhana ang akuratt guna mengetahui kemurnian serta kualitas madu, maka cara satu-satunya yang bisa dijadikan pedoman yaitu dengan membawa sampel madu untuk diuji. Namun cara ini pastinya tidak mudah dikerjakan oleh konsumen. Ada baiknya, produsen atau pengusaha yang melakukan pengujian secara berkala guna memastikan kemurnian serta kualitas madu

Untuk penggemar setia madu, jika tak memungkinkan untuk memanen madu ke hutan, tidak dapat berternak lebah sendiri ataupun jarak dari rumah ke peternakan lebah sangat jauh, maka bisa membeli madu dari pihak yang terpercaya